Seorang teman baikku.

Posted: 12 Agustus, 2009 in black zone
Tag:, , ,

salah satu sifat manusia paling komplemen adalah pertemanan. punyakah kau? aku punya. ku ingin menceritakannya, tanpa harus malu. karena dia teman baikku.
Syaidina Ali, sepupu Rasulullah pernah berujar. keberadaan mu dapat dilihat dari teman mu. ah….mencari teman yang baik dan mengerti kita dan dapat kita mengerti sesulit mencari pasangan hidup…..
hehe….meskipun akhirnya harus menerima bahwa kebiasaan buruknya ternyata adalah hal yang paling kita benci…..hey aku bahkan berhasil menyimpulkan kebiasaan buruk yang paling  ku benci adalah milik temanku….what’ the wonderfull discover.
kebiasaannya mengocehkan sesuatu, kadang sangat menjengkelkan. dia tak mampu menyembunyikan rasa tak suka terhadap sesuatu dan seseorang sekalipun. dan dalam situasi apapun.
suatu kali pada momen penting ku katakan adanya wewejangan yang telah ribuan kali ku mantrakan, “kalau kau keluarkan bisa , aku akan mengaku tak mengenalmu”. dan….temanku hanya terkekeh mendengarnya.

sebaliknya, temanku yang pembenci Coffee harus dapat menerima ku sebagai coffee holic sejati.
setiap kali ku meramu bubuk coffee, ……dia langsung menghabur mencari sapu tangan, kerudung atau apa saja, untuk mengalih-fungsikannya menjadi masker…….
pada saat seperti itu….ku katakan padamu. pandangannya dari mata, bagian wajah yang tersisa dari masker alih fungsi, bahkan dapat memukul mundur pasukan Amerika yang dikirim untuk perang Irak!
sukurnya aku adalah mujahid, yang dalam sehari mampu menghabisi 3 gelas coffee sehari, dan bayangkan usaha kerasku harus bertahan dari pandangannya itu.
temanku terlalu jauh dari standar seorang teman sempurna yang pernah kita bayangkan, yang harus kita miliki, sehingga kita rela berbagi dengannya.

setelah menyelesaikan strata 1 ekonominya, kami tinggal dalam satu atap selama 6 bulan. temanku harus menyelesaikan beberapa semelekete tentang skripsinya.
Kini dia berada di kabupaten paseer, sebuah “kampung” diperbatasan Kalimantan selatan dan Kalimantan Timur.
akhir tahun ini temanku mengajakku menghabiskan perayaan tahun baru, di timur jawa, dalam percakapan terakhir via telepon beberapa hari lalu.
“hey ayolah…..ku janjikan menjadi anak baik, aku ingin sekali bertemu Mas ku di Surabaya” rayunya dengan nada yang ku pikir lebih kepada ancaman.
usai beberapa menit perdebatan, yang tak mungkin ku tuliskan disini, akhirnya kami mendapati titik temu.
ku menyutujui akan menemaninya ke Surabaya, yang juga akan mengikutsertakan seorang teman baik kami berdua. kami akan berangkat pada minggu akhir Desember tahun ini, agar juga dapat merasakan nuansa tahun baru di “kota Orang”.Surabaya.

Komentar
  1. maafku mengatakan:

    sebelum memberikan komentar untuk tuliasnnya, perkenalkan dulu aku…. Abdul haris…. http://maafku.wordpress.com

  2. mozarella mengatakan:

    halo aris……..tengkyu dah mau ngomen…….walaupun sebenarnya bukan komen beneran??!!! hehehe

    salam kenal bro….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s