MANTAN KETUA DPRD KOTA ISI SKORS SIDANG DENGAN BERKARAOKE

Posted: 15 Agustus, 2009 in warta

Palangkaraya, 14/8 (ANTARA) –  Mantan Ketua DPRD Kota Palangkaraya, Aries Morcorius Narang, memanfaatkan masa skors Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Palangkaraya  masa sidang II tahun 2009, untuk berkaraoke, di ruang sidang kantor DPRD Kota Palangkaraya, Jum’at Siang.
Skors Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Palangkaraya  masa sidang II tahun 2009 ini, disebabkan adanya interupsi dari salah satu anggota DPRD terpilih, terkait pelimpahan Pimpinan Sementara DPRD Kota Palangkaraya, dari anggota DPRD terpilih Vina Panduwinata (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP), kepada Sigit Karyawan Yunianto (PDIP).
Aries sengaja berkaraoke, mencoba mendinginkan suasana yang sempat memanas, karena interupsi salah satu anggota DPRD Kota Palangkaraya, yang tidak menerima keputusan pelimpahan jabatan Ketua Sementara DPRD tersebut.
Undangan dan anggota DPRD Kota Palangkaraya lainnya, kontan bertepuktangan, dan menyambut karaoke Aries dengan antusias. Sementara itu Walikota Palangkaraya, Riban Satia yang juga hadir, langsung turun tangan menangani perundingan bersama.
Karaokepun berakhir ketika masa skor sidang selama 30 menit habis, dilanjutkan dengan pembacaan hasil keputusan perundingan. Hasilnya surat keputusan pelimpahan ketua sementana DPRD yang pertama dicabut, dan diganti dengan surat ketetapan yang baru.
Surat keputusan yang pertama menyebutkan Ketua Sementara DPRD Kota Palangkaraya di tempati oleh Sigit Karyawan Yunianto, dengan Wakil Ketua Sementara DPRD Kota Palangkaraya Suhardi Lentam dari Partai Golkar.
Surat keputusan ke-dua, menetapkan Ketua Sementara DPRD Kota Palangkaraya di tempati oleh Sigit Karyawan Yunianto, dengan Wakil Ketua Sementara DPRD Kota Palangkaraya digantikan oleh Elsanto Harinatalno dari Partai Demokrat.
Pemilihan Ketua Sementara ini menurut anggota DPRD Kota Palangkaraya yang melakukan interupsi, Elsanto Harinatalno, tidak sesuai dengan peraturan pemilihan Ketua, dimana seharusnya pelimpahan Ketua Sementara seharusnya diserahkan kepada anggota DPRD yang lebih banyak suaranya atau yang paling muda umurnya.
Untuk itu dirinya berani untuk melakukan interupsi, demi menegakkan kebenaran, sebab menurutnya jika dibiarkan maka seluruh anggota akan melakukan kesalahan berjamaah.
Dirinya juga menyayangkan pemilihan Ketua Sementara ini menggunakan penunjukkan langsung dari Ketua Sementara terpilih pertama kepada Ketua Sementara kedua, tanpa adanya komunikasi maupun koordinasi dengan anggota DPRD Kota Palangkaraya lainnya.
Sementara itu Vina Panduwinata sendiri, melimpahkan jabatan Ketua Sementara disebabkan, tengah hamil tua, sehingga ditakutkan tidak dapat menjalankan tugas-tugas Ketua Sementara DPRD Kota Palangkaraya, seperti penyusunan Fraksi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s