Archive for the ‘black zone’ Category

palangkaraya, kering dan berbau asap

Posted: 13 Agustus, 2009 in warta

dalam minggu terakhir ini masyarakat kota Palangkaraya dihantui sama yang namanya kabut asap. gimana enggak, klo dibelahan dunia lain orang menghabiskan musim panas dengan berkemah, hiking, dan berenang, masyarakat kota palangkaraya malah asik menikmati keringnya udara, panasnya sinar matahari, dan kabut asap aroma kayu tebakar.

beberapa hari lalu saya sempat jalan2 ketempat biasanya masyarakat kota palangkaraya menghabiskan waktu dikala awal musim kemarau (pada saat itu belum ada kabut atau ya….belum tebal lah….).

begh…..sefffiiiii…………..belum lagi pemandangan seluruh kota yang biasanya hijau, malah sekarang serba coklat!!!!

agak gimana gitu….rasanya gak enak aja. padahal kota palangkaraya menurut saya adalah kota yang nyaman untuk dijadikan sebagai tempat tinggal.

saya berharap bencana tahunan ini segera berlalu…..

Iklan

Palangkaraya, 15/7 (ANTARA) – Walikota Palangkaraya, Ibukota Kalimantan Tengah (Kalteng) Riban Satia meresmikan Palangkaraya Fair 2009 atau Pekan raya Palangkaraya 2009 pertama di gedung Koni Propinsi kalteng, Rabu.
Acara yang digelar dalam rangka Dirgahayu Kota Palangkaraya Ke-44 tanggal 17 Juni lalu dan Hari koperasi Ke-62 tanggal 12 Juli, diharapkan Riban dapat terselenggara setiap tahun.
Menurut Riban, pekan raya palangkaraya mampu mempromosikan program usaha kecil menengah yang memiliki potensi nvestasi. Karena koperasi usaha kecil menengah terbukti mampu bertahan saat krisis.
“kebangkitan KUKM sebagai penggerak ekonomi regional dan nasional di Kalteng sangat menggembirakan” ungkap Riban saat memberikan sambutan.
Riban juga menyoroti lokasi pekan raya yang belum memiliki kawasan khusus, seperti daerah Kemayoran di Jakarta untuk melaksanakan Pekan raya.
Beberapa tahun lalu, Kota Palangkaraya sempat memiliki daerah di jalan Temanggung Tilung sebagai pusat Pameran dan Pasar Malam. Namun Riban mengaku kawasan tersebut kini sulit ditata kembali. Sehingga harus dicarikan kawasan lain.
Peresmian ditutup dengan pelepasan balon keudara.
Usai membuka dan meresmikan pekan raya Palangkaraya, Riban menyempatkan mengunjungi stan di bagian dalam gedung Koni.
Yang terdiri dari 15 stan BUMN seperti PT. Jasa Raharja dan PT. Jamsostek. Stan Pemko yakni dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi, dan dinas pendidikan pemuda dan olah raga.
Sedangkan sisanya adalah usaha kecil yang terdiri dari Elekronik, pakaian jadi dan aksesoris yang berjejer disepanjang ruas Jalan Kartini.
Pekan raya Palangkaraya ini akan digelar hingga tanggal 19 Juli mendatang, dan diharapkan dapat menjadi nilai tambah dalam mendukung perekonomian Kota.

Palangkaraya, 14/7 (ANTARA) – Terpilihnya kota Palangkaraya yang menjadi salah satu tuan rumah penyelenggaraan workshop Reformasi Tata Pemerintahan Dasar, Pengadaan Barang dan Jasa & Pengelolaan Keuangan Daerah oleh Departemen Pekerjaan Umum Repulik Indonesia. Membuka kesempatan bagi perkembangan kota ini kedepannya.
Workshop yang juga dihadiri oleh wakil Bupati Solok Selatan, Sawah Lunto, Padang dan Sleman ini mengambil agenda pembahasan tranparansi perdagangan barang dan jasa dan pengelolaan keuangan daerah.
Task Team Leader USDRP  World Bank, Ida Ayu Indira yang juga turut menjadi pengisi workshop mengharapkan agar reformasi Tata pemerintahan Dasar dapat tercapai, hendaknya juga dibarengi dengan peningkatan mutu tenaga pekerja.
Untuk itu Ida Ayu meminta pemerintah kota Palangkaraya dapat lebih memahami agenda reformasi ini dan memiliki komitmen terhadap program ini, agar tujuan reformasi tata pemerintahan yang baik dapat berjalan optimal.
Sementara itu Wakil walikota Palangkaraya Maryono, SHi. Hadir mewakili walikota Palangkaraya, selasa. Mengatakan bahwa kota Palangkaraya merupakan kota yang relatif masih muda dan masih berbenah diri.
Karena itu memiliki banyak potensi pembangunan yang lebih tertata, sehingga mampu menjadi contoh penyelenggaraan tata pemerintahan yang baik.
“Tahun 2008 kota Palangkaraya mendapatkan predikat kota terbersih dari korupsi dan menduduki peringkat ke-2 kota bebas korupsi di tahun 2009” ungkap Maryono.
Selain itu Maryono juga berharap turut sertanya Bank Dunia dalam membantu upaya seluruh pemerintah kabupaten kota di Indonesia, tidak dipandang sebagai ancaman oleh masyarakat, termasuk warga kota Palangkaraya.
Mengingat peran bank dunia sebagai pendukung dalam membantu terlaksananya program yang bertujuan mewujudkan kemandirian daerah.

Seorang teman baikku.

Posted: 12 Agustus, 2009 in black zone
Tag:, , ,

salah satu sifat manusia paling komplemen adalah pertemanan. punyakah kau? aku punya. ku ingin menceritakannya, tanpa harus malu. karena dia teman baikku.
Syaidina Ali, sepupu Rasulullah pernah berujar. keberadaan mu dapat dilihat dari teman mu. ah….mencari teman yang baik dan mengerti kita dan dapat kita mengerti sesulit mencari pasangan hidup…..
hehe….meskipun akhirnya harus menerima bahwa kebiasaan buruknya ternyata adalah hal yang paling kita benci…..hey aku bahkan berhasil menyimpulkan kebiasaan buruk yang paling  ku benci adalah milik temanku….what’ the wonderfull discover.
kebiasaannya mengocehkan sesuatu, kadang sangat menjengkelkan. dia tak mampu menyembunyikan rasa tak suka terhadap sesuatu dan seseorang sekalipun. dan dalam situasi apapun.
suatu kali pada momen penting ku katakan adanya wewejangan yang telah ribuan kali ku mantrakan, “kalau kau keluarkan bisa , aku akan mengaku tak mengenalmu”. dan….temanku hanya terkekeh mendengarnya.

sebaliknya, temanku yang pembenci Coffee harus dapat menerima ku sebagai coffee holic sejati.
setiap kali ku meramu bubuk coffee, ……dia langsung menghabur mencari sapu tangan, kerudung atau apa saja, untuk mengalih-fungsikannya menjadi masker…….
pada saat seperti itu….ku katakan padamu. pandangannya dari mata, bagian wajah yang tersisa dari masker alih fungsi, bahkan dapat memukul mundur pasukan Amerika yang dikirim untuk perang Irak!
sukurnya aku adalah mujahid, yang dalam sehari mampu menghabisi 3 gelas coffee sehari, dan bayangkan usaha kerasku harus bertahan dari pandangannya itu.
temanku terlalu jauh dari standar seorang teman sempurna yang pernah kita bayangkan, yang harus kita miliki, sehingga kita rela berbagi dengannya.

setelah menyelesaikan strata 1 ekonominya, kami tinggal dalam satu atap selama 6 bulan. temanku harus menyelesaikan beberapa semelekete tentang skripsinya.
Kini dia berada di kabupaten paseer, sebuah “kampung” diperbatasan Kalimantan selatan dan Kalimantan Timur.
akhir tahun ini temanku mengajakku menghabiskan perayaan tahun baru, di timur jawa, dalam percakapan terakhir via telepon beberapa hari lalu.
“hey ayolah…..ku janjikan menjadi anak baik, aku ingin sekali bertemu Mas ku di Surabaya” rayunya dengan nada yang ku pikir lebih kepada ancaman.
usai beberapa menit perdebatan, yang tak mungkin ku tuliskan disini, akhirnya kami mendapati titik temu.
ku menyutujui akan menemaninya ke Surabaya, yang juga akan mengikutsertakan seorang teman baik kami berdua. kami akan berangkat pada minggu akhir Desember tahun ini, agar juga dapat merasakan nuansa tahun baru di “kota Orang”.Surabaya.

muandiri……..

Posted: 12 Mei, 2009 in black zone

Waktu kecil kita selalu dikompor komporin dengan kata “MANDIRI”. Mandiri menjadi kata yang begitu sakti…hingga ada anak kecil yang punya cita cita mandiri.

Jadi ingat Bagaimana orang tua ku, Guru di sekolah, serta orang-orang yang sudah berumur (tua maksudnya)  dengan berbagai cara dan persuasif melakukan aksi kompor komporan itu, misalnya dengan mengatakan ” ayo makan…biar cepet gede!!”

pas sudah gede berkembang menjadi ” sudah besar harus mandiri”

sudah besar tapi gak mandiri-mandiri juga “kamu ini kok gak mandiri sih”

-_-” cape dehhhh……

sabaraha banyak jiwa yang ngalamin ini?? tau deh….

ayoooo tanya kan…..

udah menghabiskan masa 16 tahun untuk sekolah…..

gak ada yang ngajarin…bagaimana hidup mandiri…..dengan cara yang mudah…gak bikin puzzziiiinngggg …… ~_~”

apalagi di zaman kapitalisme seperti ini………..

conspiracy1kadang2 kita merasa hidup begitu sempit dan menjadi begitu membosankan. karena hidup hanya berpolarisasi pada satu norma statis, terlalu biasa. rutinitas aman bagi kehidupan.
begitu juga dunia kawn, iklim global yang paling tunduk pada rutinitas saat ini adalah chauvinist politik, sedang polanya adalah : perang, damai ; perang, damai lagi; lagi2 perang, lalu gak damai2.
fakta seperti ini terlalu nyata dan begitu jelas untuk dapat disangkal. kita sama2 tahu siapa saja para chauvinist politik itu. pata negara yang sibuk mengintervensi negara2 lain untuk sekedar mengetahui : apakah anda bersama kami atau para teroris!
samuel p. huntington dalam bukunya ” benturan antar peradaban dan masa depan plitik dunia” menuliskan :
” masa2 euforia pada akhir perang dingin membangkitkan ‘ilusi’ akan harmoni, yang segera ternyatakan secara tepat. pada awal 1990-an, dunia tampaknya telah berubah akan tetapi tidak lebih damai. perubahan tak terelakkan; tidak demikian halnya dengan kemajuan. ilusi2 yang hampir samapun berkembang”

semoga kita bisa segera sepakat untuk keluar dari pola konvensional demikian, untuk sebuah kehidupan lebih baik, peradaban yang lebih beradab, untuk orang2 beradab; manusia itu sendiri.

like people said……………hidup itu berotasi “kadang kita ada diatas kadang ada diatas”.  tapi bagi gw hidup itu sama kaya naik gunung, jalannya berliku kadang kita menemui batu2 tajam tapi kita juga menemui keindahannya dan seni dalam melewati batu2 itu. satu waktu kita disajikan hamparan rerumputan yang hijau sebagai tempat untuk beristirahat dan bersenda gurau dengan teman seperjalanan. tapi perjalanan harus dilanjutkan. terserah lu mau menyudahi pendakian ini dengan turun menapaki jalan kecil yang telah kita buat atau hanya puas dengan padang rumput?? namun bagi para pejuang puncak adalah tujuan!! maka siapkan bekal karena pastinya jalan akan semakin menanjak, rintangan semakin berat tapi sepadan pula hasilnya!!

teman, perjalanan kadang tak selalu mulus tapi inilah seninya hidup.

hidup itu bukan untuk menunggu mati like Bondan & Fade2black said. karena dikehidupan inilah kesempatan kita untuk mempersiapkan segala sesuatu untuk menghadapi hari perhitungan kelak.

yaaaaaaaaaa begini ini hidupgw teteup terjebak dalam rutinitas kegiatan perkantoran yang datar dalam satu garis, statis!!!! well ya??? emank punya kerjaan bonafide bikin kita punya jaminan hidup yang bagus. secara kan padahal gw belum lulus kuliah, sidang skripsi juga belum …. untung banget kan??

apakah gw termasuk orang yang gak bersyukur??? gak kaleeeee….. tapi cuman ngerasa gw bisa lebih dari pada ini!!! gw nggak mau stag dalam satu situasi kayak gini. gw pengen lebih!!! dan pasti bisa!!!! maka tahu depan pastilah penuh perjuangan yang bakal menguras segala potensi gw!!!! amiiiiiiiiiiinnnnnnnn

keep spirit!!!!!!