Posts Tagged ‘haram’

Beberapa waktu terakhir saya begitu banyak mendapatkan ”Gift” dari teman2 berupa chips yang jika di hitung maka jumlahnya bisa ribuan, mulanya saya berfikir  ”chips apa??” Petunjuknya sih  jelas mengarahkan saya untuk melakukan claim, saya tidak pernah menggubrisnya hingga hari ini (24/9).

Mengapa saya memilih untuk mencari tahu apa dan bagaimana chips yang dimaksud, , sebab banyak dari teman yang bahkan ribut karena kalah, dan merasa senang sekali tatkala menang. Menangpun tidak tanggung-tanggung jutaan hingga puluhan juta. Wah….sebegitu hebatnya kah?? Sedang kalau kalah bisa ngutang atau membeli chips teman….”miskin” hehehe

”rame sekali, langsung hilang sakit kepala” kata seorang teman yang saya mintai komentarnya dan saya mintai informasi cara bermain poker ini.

Haha….makin penasaran saya mengconfirm undangan seorang teman. Saya langsung melihat jumlah chips yang dimodalkan dan hasil hadiah para teman yang ”berbaik hati” membagikan chipsnya kepada saya. (Thanks Bro!!)

Permainan dimulai, dan saya terkejut!!!

Jenis permainan poker yang disajikan sangat mirip dengan jenis judi kartu semacam, Blackjack, hanya lebih sederhana, just poker! Para pemainnya terhubung secara online, duduk dalam satu meja, ada bandar, ada yang dipertaruhkan (chips).

BAHKAN, ada option untuk membeli bir, teman (gak tahu maksudnya apa??) wadoh…..what the??? Apa ini?? Yang online malah kebanyakan para aktivis???

”apa apa yang dapat menghantarkan pada keharaman maka hukumnya menjadi haram” kaidah kauliah inilah yang digunakan oleh para ulama ketika menghukumi bir non alkohol ( kadar alkohol 0%), sebab dikhawatirkan ummat dapat terjerumus dalam keharaman.

Keputusan para ulama ini demi melindungi umat dari rasa bir meski telah memiliki kadar alkohol 0%, dan untuk mendidik umat bahwa, yang namanya haram, meski bentuk dan rasanya dirubah tidak akan mengurangi keharamannya.

Sebab penetapan keharaman bukan berdasarkan kepada rasa dan bentuk tetapi definisi benda yang diharamkan, seperti minuman memabukkan, zina (pacaran islami??) judi (sms poling dsb).

Saya ingin mengajak berfikir bersama bagaimana agar game poker ini nantinya tidak menjerumuskan kita untuk bermain kartu, mempertaruhkan sesuatu, meski kenyataanya hanyalah sebuah permainan penghilang stress, namun yang harus ditekankan adalah pendidikan berupa judi ini tidak menjadi konsumsi yang akhirnya malah bisa memabukkan apalagi membuat ketagihan.

Bisa saja game poker menjadi arena latihan sebelum kemudian mencoba untuk mendapatkan uang nyata dengan permainan yang sama, bersama para pemain nyata, dan kemenangan yang nyata. Viva!!! People do anything in crazy world!!

Nauzubillah…..mudahan kita dihindarkan dari muslihat Iblis yang tiada henti menjerumuskan kita kedalam perangkapnya…..

Wallahualam Bishawab..